Lifestyle

Mencegah Demensia

Advertisements

Tips Mencegah Demensia Sedari Muda

Sumber: TIMES Indonesia

Demensia adalah penyakit yang terjadi karena adanya gangguan pada otak. Apa yang menyebabkan ini terjadi? Ini karena hilangnya fungsi neuron secara progresif menyebabkan gangguan kognitif. Gejala yang paling umum adalah hilangnya ingatan. Bagaimana cara mencegah demensia?

Sebelumnya, perlu dietahui bahwa ada beberapa tipe demensia. Namun, hampir 80% yang terjadi adalah Alzheimer. Jadi Alzheimer sebagai jenis demensia yang paling sering terjadi. Kadang orang juga merasa binggung mengenai hubungan demensia dan Alzheimer. Jadi pada faktanya, Alzheimer adalah salah satu tipe demensia yang paling sering ditemukan. 

Biasanya penyakit kognitif dapat diobati, namun kasus seperti Alzheimer atau penyakit progresif yang menyerang otak tidak dapat disembuhkan. Selain itu, penderita yang mengalami penyakit ini akan bergantung pada orang lain untuk menjalani aktivitasnya sehari-hari sepanjang hidupnya.

Hal ini nampaknya menakutkan, tetapi jangan khawatir, kita bisa mencegah demensia sedari muda, sedari sekarang. Yaitu dengan cara melakukan perubahan gaya hidup sehat mulai dari sekarang.

Gaya Hidup Untuk Mencegah Demensia

1. Hindari Cedera Pada Otak

Sumber: Alodokter

Dalam suatu penelitian, menunjukan bahwa cedera yang terjadi pada otak dalam tingkat sedang sampai parah dapat meningkatkan risiki seseorang terkena Alzheimer dan beberapa tipe demensia lainnya. Biasanya cedera otak yang paling sering terjadi disebabkan benturan di kepala akibat terjatuh atau benda tumpul. 

Jauhilah olahraga ekstrem dan berhati-hati dalam melakukan kegiatan keseharian yang bisa meningkatkan peluang cedera pada otak. Seperti membersihkan debu di tempat yang tinggi dan sulit dijangkau.

2. Berhenti Merokok

Sumber: Alodokter

Merokok memang sudah banyak diketahui dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Kebiasaan merokok akan menyebabkan masalah pada paru-paru dan bagian lainnya. Bahkan sampai ada yang terkena demensia berkali-kali lipat. Merokok juga bisa menyebabkan risiko terkena serangan stroke, kanker, dan diabetes tipe 2. 

Advertisements

3. Jaga Berat Badan Agar Ideal

Sumber: Kumparan

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko demensia. Ada suatu penelitian yang membuktikan, dengan menjaga berat badan agar tetap ideal dapat mencegah penyakit yang satu ini, atau bisa untuk menunda terkena penyakit kognitif tertentu seperti demensia. 

Lalu mengapa orang yang terkena obesitas rentang mengalami demensia? Karena obesitas dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi pada penderitanya. Obesitas juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Kedua hal ini menjadi faktor penyebab penyakit Alzheimer dan demensia vaskuler (salah satu tipe demensia).

4. Jaga Kesehatan Jantung

Sumber: Ners Unair

Makanan yang sehat serta berolahraga merupakan dua cara umum dan simple untuk menjaga kesehatan jantung. Salah satu faktor penyebab demensia adalah kesehatan jantung yang mengalami aspek kesehatan kita. Khusunya bagi orang yang pernah mengalami stroke, kesehatan jantung juga harus menjadi hal pertama yang diperhatikan. 

Stroke dapat meningkatkan seseorang terkena demensia vaskuler. Demensia vaskuler disebabkan karena aliran darah yang membawa oksigen ke otak terhambat. Sama seperti pada kasus stroke. Gal ini yang menjadi alasan mengapa penelitian menyebutkan bahwa orang yang pernah mengalami stroke, 9 kali lebih mungkin terkena demensia dari pada prang yang belum pernah mengalami stroke.

5. Jaga Pola Makan Sehat Untuk

Sumber: Kompas

Tak dapat dipungkiri jika makanan yang sehat ikut andil dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Makanan yang memiliki gizi tinggi bisa mencegah Alzheimer di usia muda atau demensia yang dapat kamu mulai hari ini juga. 

Pola makan yang seimbang juga bisa membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2, obesitas, kanker, penyakit jantung dan juga serangan stroke yang telah diketahui menjadi salah satu penyebab demensia di usia muda. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Masker Alami

Advertisements

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *