Advertisements

Kisah Nabi Shalih yang Menginspirasi dan Penuh Pelajaran, Baca Selengkapnya di Sini!

Sebagai orangtua kita diwajibkan untuk memberikan nilai-nilai agama pada anak, salah satunya adalah dengan menceritakan kisah para Nabi. Nah, dalam kisah Nabi kali ini akan coba membahas tentang kisah Nabi Shalih.

Kisah Nabi Shalih

Sumber: The Asianparent

Nabi Shalih adalah keturunan Nabi Nuh AS. Nabi Shalih diutus ke tengah-tengah bangsa-bangsa Tsamud yang hidup di bekas reruntuhan kaum Aad. Dari segi teknologi kaum Tsamud lebih baik daripada kaum Aad. Dimana, kaum Tsamud ini mampu menciptakan jaringan irigasi yang lebih sempurna untuk mengairi lahan pertanian dan perkebunan. Selain itu, mereka juga mampu membangun tempat tinggal yang jauh lebih indah dan megah di bukit-bukit. Mereka hidup makmur dan sejahtera bahkan saling berlomba-lomba dalam kemegahan. 

Ajakan Nabi Shalih Pada Kaumnya

Sumber: CNN Indonesia

Sama seperti kaum Aad, ternyata kaum Tsamud jug menyembah berhala. Selain itu, mereka juga gemar melakukan berbagai dosa, kemaksiatan dan kedurhakaan. Untuk itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus Nabi Shalih AS untuk berdakwah kepada kaum Tsamud. Berkata Nabi Shalih kepada kaumnya : “Hai kaumku, sembahlah Allah. Tidak ada Tuhan selain Dia. Janganlah kamu menyekutukan-Nya dengan sesembahan lain. Allah telah menciptakan kamu dari tanah. Dialah  yang menjadikanmu bisa membangun dengan menyediakan sarana-sarananya. Maka sudah layaknya kalian memohon ampun atas perbuatan dosa kalian. Bertaubatlah  kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan doa hamba-Nya. 

Namun kaum Tsamud tidak menghiraukan ajakan Nabi Shalih. Justru mereka mendustakan Nabi Shalih dan menganggap Nabi Shalih hanya seorang pembual belaka. 

Baca juga: Rangkaian Doa Nabi Sulaiman untuk Kehidupan Sehari-Hari

Nabi Shalih dituntut oleh kaumnya untuk mengeluarkan mukjizat. Selain itu, mereka juga mengancam akan memalingkan perhatian ummat Nabi Shalih jika beliau terus gencar melakukan dakwahnya. Bahkan, mereka melakukan berbagai konspirasi untuk menjatuhkan reputasi Nabi Shalih di tengah-tengah umatnya. 

Pada suatu hari kaum Tsamud menemui Nabi Shalih dan berkata : “Hai Shalih, kalu engkau memang benar seorang Nabi. Maka datangkanlah suatu keajaiban. Jika engkau tidak bisa mengeluarkan mukjizat berarti engkau seorang pembohong.” 

Menanggapi tuntutan kaum Tsamud itu, Nabi Shalih memohon kepada Allah Ta’ala agar memberikan mukjizat kepadanya. Allah pun mengabulkan permohonan Nabi Shalih. 

Advertisements

Pada suatu hari Nabi Shalih mengajak kaumnya untuk pergi ke kaki gunung. Orang-orang kafir itupun mengikutinya. Mereka datang bukan untuk beriman kepada Nabi Shalih, melainkan bergarap agar Nabi Shalih tidak bisa membuktikan mukjizatnya. Dengn begitu, mereka bisa memperolok-olok dan mencaci maki Nabi Shalih. 

Namun mereka orang-orang kafir terkejut. Tidak lama setelah mereka berkumpul di kaki gunung. Nampaklah seekor onta betina yang bagus rupanya. Onta tersebut sangat gemuk dan besar dengan tetek yang banyak. Mereka belum pernah melihat seekor unta sebagus itu. 

Lalu Nabi Shalih berpesan kepada kaumnya : “Inilah onta mukjizat dari Tuhanku. Onta ini boleh kalian peras susunya setiap hari. Susunya tidak akan habis-habis. Tapi perhatikan pesanku ini. Onta ini harus dibiarkan hidup bebas berkeliaran, tidak boleh ada seorang pun yang mengganggunya. Onta ini juga berhak meminum air sumur bergantian dengan masyarakat. Jika hari ini giliran onta minum air sumur maka tidak boleh ada seorang pun dari masyarakat yang mengambil air sumur tersebut. Sebaliknya, besoknya masyarakat diperbolehkan mengambil air sumur dan si onta tidak meminum air sumur sedikit pun juga. 

Kedurhakaan Kaum Tsamud

Sumber: Fataya Media

Sejak munculnya mukjizat Nabi Shalih berupa onta yang bagus membuat orang-orang beriman semakin banyak dan kuat. Tentunya hal ini membuat orang-orang kafir tidak senang. Lalu mereka menyelenggarakan sayembara bagi siapa saja yang berani membunuh onta Nabi Shalih akan mendapatkan imbalan berupa gadis cantik. 

Singkat cerita onta Nabi Shalih tersebut berhasil dibunuh. Setelah onta terbunuh, mereka orang-orang kafir menantang Nabi Shalih untuk menurunkan azab kepada mereka. 

Setelah hari yang ditentukan, terjadilah peristiwa mengerikan. Bangsa Tsamud disambar petir yang meledak menggelegar membelah angkasa. Ditambah dengan gempa yang sangat dahsyat telah meluluh lantahkan tempat tinggal kaum Tsamud. Tidak seorang pun dari mereka yang selamat kecuali para pengikut Nabi Shalih yang taat.

Baca juga: Kumpulan Doa-Doa Islam

Sumber: https://beritakubaru.com/

Advertisements