General

Hadits Menuntut Ilmu dan Keutamaan Orang yang Berilmu

Hadits Menuntut Ilmu

Ayo Simak Hadits Menuntut Ilmu beserta Keutamaannya

Hadits menuntut ilmu dalam Islam menunjukkan betapa penting peran ilmu dalam kehidupan. Imam Ahmad bin Hambal berkata “Manusia sebenarnya lebih membutuhkan ilmu daripada makanan dan minuman. Karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dua atau tiga kali sehari, sedangkan ilmu diperlukan di setiap waktu.”

Ada banyak hadits-hadits yang menjelaskan tentang pentingnya menuntut ilmu dan keutamaan orang yang berilmu. Berikut beberapa hadits menuntut ilmu dan keutamaan orang yang berilmu : 

1. Diminta Ampun oleh Penduduk Langit dan Bumi

Artinya : Sesungguhnya Allah, para Malaikat-Nya, penduduk langit-langit dan bumi-bumi, hingga semut-semut yang ada di lubangnya, hingga ikan-ikan, benar-benar semuanya bersholawat (memintakan ampun) untuk orang yang mengajari kebaikan kepada manusia.” (Shahih : HR. At-Tirmidzi no. 2685).

2. Wajah Bersinar

Artinya : “Semoga Allah menjadikan bercahaya seseorang yang mendengar hadits, lalu menghafalnya hingga menyampaikannya kepada orang lain. Betapa banyak orang yang membawa (riwayat) fiqih kepada orang yang lebih faqih darinya. Betapa banyak orang yang membawa (riwayat) fiqih tetapi tidak faqih.” (Shahih : HR. At-Tirmidzi no. 2656). 

3. Orang Yang Berilmu Tinggi Derajatnya daripada Ahli Ibadah

Artinya : “Keutaman ahli ilmu atas ahli ibadah seperti keutamaanku atas orang paling rendah dari kalian.” (Shahih : HR. At-Tirmidzi no. 2685).

4. Ulama Pewaris Para Nabi

Artinya : “Siapa yang menempuh perjalanan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan mudahkan ia jalan menuju surga. Sungguh para malaikat benar-benar meletakkan sayapnya karena ridho dengan penuntut ilmu. Sunggih orang alim benar-benar dimintakan ampun oleh makhluk langit dan bumi hingga ikan-ikan di lautan. Keutamaan ahli ilmu atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama atas semua bintang-bintang. Sungguh ulama adalah pewaris para nabi, para nabi tidak mewariskan dirham dan dinar, tetapi yang mereka wariskan adalah ilmu. Siapa yang mengambilnya berarti ia telaah mengambil bagian yang besar.” (Shahih : HR. At-Tirmidzi no. 2682). 

5. Keutamaan Orang Berilmu dan Da’i

Artinya : “Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang aku diutus dengannya seperti hujan lebat yang menimpa bumi. Di antara tanah dan bumi ada yang subur yang menyerap air sehingga menumbuhkan tanaman dan rerumputan yang banyak. Ada pula tanah gembur yang hanya menampung air. Dengannya (kedua jenis tanah tersebut) Allah menjadikannya bermanfaat bagi manusia untuk mereka minum, memberi makan ternak, dan berladang, Hujan itu juga menimpa tanah jenis lain yaitu qi’an yang tidak bisa menampung air dan tidak bisa pula menumbuhkan tanaman. (Kedua jenis tanah pertama) itulah perumpamaan untuk orang yang paham agama. Dia memanfaatkan apa yang Allah utus aku dengannya dengan mempelajari dan mengajarkannya. (Jenis tanah terakhir) adalah perumpamaan untuk orang yang tidak peduli dan tidak menerima apapun yang Allah utus aku dengannya.’ (HR. Al-Bukhari no. 79, dan Muslim no. 2282). 

6. Anjuran Iri Kepada Orang yang Berilmu

Artinya ; “Tidak boleh hasad kecuali pada dua jenis orang. Yaitu seseorang yang diberi Allah harta lalu dia habiskan dalam kebaikan dan seseorang yang diberi Allah hikmah (ilmu) lalu diterapkan dan diajarkan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 861).  

7. Ulama adalah Mujaddid Agama

Artinya : “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla mengutus untuk umat ini di permulaan setiap 100 tahun seseorang yang melakukan tajdid (pembaharuan) untuk umat.” (Shahih : HR. Abu Dawud no. 4291). 

Itulah beberapa hadits menuntut ilmu yang bisa menjadi dorongan bagi Anda untuk terus mencari ilmu.

Baca Juga: Seperti Apa Pokok Ajaran Islam yang Sesuai Hadits ? Yuk Simak

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *