Advertisements
Sumber: NU Online Jabar

Sebagai umat Muslim, sudah seharusnya kita melantunkan sholawat untuk Nabi Muhammad SAW secara rutin. Karena dengan membaca sholawat nabi, maka kita senantiasa sudah mendoakan beliau. Bahkan Allah SWT berjanji akan memberikan syafaat di akhir kelak jika kita gemar bersholawat. 

Jika kita membaca sholawat nabi secara rutin, maka Allah SWT akan memberikan ganjaran pahala yang bisa menjadi syafaat bagi kita di akhir nanti. Ada beberapa macam sholawat Nabi yang bisa kamu amalkan setiap hari. Berikut 4 bacaan latin sholawat Nabi Muhammad SAW yang benar beserta artinya :

1. Sholawat Ibrahimiyah

Sumber: Lampung Post

Sholawat Ibrahimiyah adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS. Berikut bacaan latin sholawat Ibrahimiyah dan artinya : 

“Allahumma salli ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa sallaita ‘alaa aali ibraahim, wa baarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa aali ibraahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.”

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung.”

2. Sholawat Nariyah

Sumber: detikNews

Sholawat Nariyah adalah sholawat yang disusun dan dibuat oleh Syekh Nariyah yang hidup di zaman Nabi Muhammad SAW. Berikut bacaan latin sholawat Nariyah dan artinya :

“Allahumma shallii shalaatan kaamiilatan wa sallim salaaman taaman ‘ala sayyidinaa Muhammadin Alladzii tanhallu biihil ‘uqadu, wa tanfariju biihiil kurabu. Wa tuqdhaa bihil hawaa’iju Wa tunaalu biihiir raghaa’ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghomaamu bii wajhihil kariimi, wa ‘alaa aalihi, wa shahbihi ‘adada kulli ma’luumin laka.”

Artinya : “Ya Allah, berikanlah sholawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada junjunganku Baginda Nabi Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya juga ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, serta memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, dengan seluruh ilmu yang Engkau miliki.”

Advertisements

3. Sholawat Munjiyat

Sumber: Liputan6.com

Sholawat Munjiyat adalah sholawat penyelamat yang dianjurkan untuk dilantunkan saat dzikir usai sholat hajat. Berikut bacaan latin sholawat Munjiyat dan artinya :

“Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii’is-sayyi’aati wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii’il-khairaati fil-hayaati wa ba’dal-mamaati.”

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW yang melaluinya Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi, menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati.”

4. Sholawat Nur Al-Anwar

Sumber: JATMAN Online

“Allahumma Shalli Alaa Nuuril Anwaari Wasirril Asraari, Watiryaaqil Aghyaari Wamiftaahi Baabil Yasaari, Sayyidinaa Wamaulaana Muhammadinil Muhtaari Wa Aalihil Ath Haari Wa Ash Haabihil Ahyaari Adada Niamillaahi Wa Ifdhaalih.”

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada cahaya dari segala cahaya, belakang layar dari segenap rahasia, penawar sedih dan kebingungan, pembuka pintu kemudahan, yakni junjungan kami, Nabi Muhammad SAW yang terpilih, keluarganya yang suci, dan para sahabatnya yang mulia sebanyak hitungan nikmat Yang Mahakuasa dan karunia-Nya.”

Baca juga: Pengertian Puasa Tarwiyah dan Keutamaannya

Sumber: https://beritanakmuda.com/

Advertisements