Inuyashiki live action movie

Seperti halnya film-film dari berbagai negara lain, film-film dari Jepang juga memiliki pasar tersendiri yang mana sedikit berbeda jalurnya dengan pasar film-film Hollywood pada umumnya.

Sampai sekarang ini sudah ada banyak sekali film dengan genre drama percintaan, horor, thriller sampai dengan anime dibuat oleh sineas-sineas dari Negeri Matahari Terbit tersebut dan salah satunya yang sering ditunggu dan dinikmati adalah yang berbasis dari manga, anime atau video game atau dikenal dengan istilah live action.

Menurut Cambridge English Dictionary, film live action sendiri merupakan sebuah bentuk dari cinematografi atau videografi yang menggunakan aktor dan aktris serta tambahan animasi sebagai pendukung. Live action sendiri mayoritas menceritakan ulang apa yang terdapat dalam komik atau manga, anime atau kartun dan juga pada video gamenya dengan alur dan pemeranan yang nyata.

Dari tahun ke tahun, banyak sineas dari Jepang sudah merilis film-film live action yang masuk kategori shonen, mulai dari Fist of the North Star dari manga dengan judul sama di tahun 1995 sampai dengan yang memiliki popularitas tinggi seperti Death Note, Crows Zero, 20th Century Boys, Ranma ¬Ĺ, GANTZ, Rurouni Kenshin, Parasyte, Attack on Titan dan yang paling terbaru adalah Tokyo Ghoul.

Daftar Film Live Action Shonen 2018

Nah, di tahun 2018 ini ada beberapa film-film live action shonen di mana ada beberapa sudah tayang dan ada pula yang masih dalam status tunggu untuk ditayangkan. Berikut daftarnya.

Impossibility Defense (Funouhan)

Berbasis dari manga populer bernama Funouhan, akhirnya pada tanggal 1 Februari 2018 kemarin secara resmi dirilis film live action berjudul Impossibility Defense atau Bahasa Inggris dari kata Funouhan sendiri. Disutradarai oleh Koji Shiraishi, Impossibility Defense karakter utama yang bernama Tadashi Usobuki yang diperankan oleh Tori Matsuzaka menerima sebuah permintaan dari seorang klien. Tadashi Usobuki sendiri adalah seorang pembunuh bayaran yang tidak ada seorangpun tahu asal-usul atau apapun tentang dirinya.

Sebelum muncul film live actionnya di layar lebar, Impossibility Defense sendiri pernah dibuatkan dalam versi anime dan serial tv yang mana tayang pada bulan Desember 2017 lalu dan sekarang baru memasuki episode ke-4. Bintang-bintang Impossibility Defense di serial TV tersebut juga yang menjadi pemeran di versi layar lebarnya.

Gintama Part 2

Gintama adalah sebuah manga Jepang yang mengambil setting pada era dinasti Edo. Hanya saja, ada unsur sci-fi yang diusung oleh Hideaki Sorachi selaku pencipta manga Gintama tersebut, yaitu dengan memasukkan unsur alien ke dalamnya.

Pada bulan Desember 2005 lalu, versi animasi dari Gintama dirilis dengan durasi 33 menit dan kemudian dari tanggal 4 April 2006 sampai dengan 25 Maret 2010 lalu, TV Tokyo Jepang menayangkan serial televisinya dengan 201 episode. Versi animasi kedua Gintama hadir kembali pada bulan Desember 2008 dan kemudian muncul lagi seri animenya di TV Tokyo pada tanggal 4 April 2011.

Setelah itu, pada tanggal 14 Juli 2017, life action Gintama untuk layar lebar dirilis dengan dibintangi banyak aktor dan aktris ternama Jepang yang mana salah satunya adalah Shun Oguri. Dan pada liburan musim panas 2018 atau pada bulan Agustus mendatang, sekuel kedua atau yang berjudul Gintama Part 2 akan hadir dengan masih mempertahankan para pemeran di seri pertamanya.

Inuyashiki

Inuyashiki adalah sebuah manga fiksi buatan Hiroya Odu yang mana memulai debut perdananya pada bulan Januari 2014 silam. Setelah menuai kesuksesan dan menjadi populer, pada tanggal 12 Oktober 2017 sampai dengan 22 Desember 2017, serial TV dalam versi animenya diputar di Fuji TV (Noitamina). Dan pada tanggal 20 April 2018 kemarin, film live action Inuyashiki dirilis secara resmi.

Inuyashiki sendiri bercerita mengenai superhero yang dapat dikatakan anti-mainstream. Betapa tidak, jika rata-rata superhero diperankan oleh sosok yang masih muda, fit, mempunyai penampilan atletis, dan terkadang memiliki wajah rupawan, tidak dengan Inuyashiki. Tokoh utamanya yang juga menjadi superhero itu diperankan oleh seorang bapak-bapak tua dengan wajah yang sudah keriput di banyak tempat. Dia harus melawan piha-pihak yang mengganggu kedamaian.

Donten ni warau

Diartikan dalam Bahasa Inggris menjadi Laughing Under the Clouds, donten ni warau adalah sebuah manga series karya dari Karakara-Kemuri. Donten ni warau mengambil setting pada era Meiji di mana populasi samurai mulai perlahan berkurang karena peraturan pemerintah. Bagi siapa saja yang menolak menyerahkan pedangnya akan dianggap sebagai kriminal dan pengkhianat negara.

Seri anime dari donten ni warau ini dirilis 2 kali, yaitu yang pertama pada tanggal 4 Oktober 2014 sampai 20 Desember 2014 dalam 12 seri dan ditayangkan di 5 stasiun televisi di Jepang, NTV, BBC, BS Nittele, AT-X, SUN. Pada tanggal 2 Desember 2017, serial anime donten ni warau  kembali dirilis dan akan berakhir pada tanggal 1 September 2018 nanti. Pada tanggal 21 Maret 2018 kemarin, versi live actionnya dirilis secara resmi.

Bleach

Tidak diragukan lagi, manga berjudul Bleach ini memang memiliki banyak penggemar dari berbagai belahan dunia. Bahkan tidak jarang ada cosplayer yang memerankan setiap karakter dari manga yang diciptakan Tito Kubo tersebut.

Versi anime dari Bleach ini menjadi salah satu serial TV yang juga cukup populer di Jepang dan rekamannya ditunggu-tunggu oleh banyak penggemarnya di YouTube setiap bulannya. Tidak hanya serial TV nya saja, versi anime untuk layar lebarnya juga banyak dinantikan. Dan pada tanggal 20 Juli 2018 mendatang, Warner Bros dan New Line Cinema akan merilis live action Bleach dengan pemeran utama Sota Fukushi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *